Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Februari 2015

Cara Belajar Agar Menjadi Orang Pintar



Cara Belajar yg efektif        Cara Belajar Agar Menjadi Orang Pintar
 Sebentar lagi Ujian sekolah akan segera dimulai waktu semakin cepat hingga kita tidak bisa merasakannya maka kita haarus mempersiapkan dari awal sebelum terlambat dengan cara   BELAJAR
belajar kita menjadi efektif.
Dengan Mengukuti Beberapa Tips 10 Cara Menjadi Orang Pintar di Dunia :

1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal

Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

2. Membaca adalah kunci belajar

Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

3. Mencatat pokok-pokok pelajaran

Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

4. Hapalkan kata-kata kunci

Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

5. Pilih waktu belajar yang tepat

Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.

6. Bangun suasana belajar yang nyaman

Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.

7. Bentuk Kelompok Belajar

Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.

8. Latih sendiri kemampuan kita

Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.

9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari

Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

10. Sediakan waktu untuk istirahat

Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.

Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.

Sabtu, 17 Januari 2015

PANDUAN MENULIS CERPEN “TERNYATA DI KAMPUNGKU…”




Kali ini aku akan memberitahu cara menulis cerpen tentang kampung mu

First(pertama)

-Berceritalah tentang kampungmu. Imajinasikan dirimu sepertidetektif. Amati sekitarmu. Bertanyalah kepada orang tua/kakek untuk menambahin formasi dalam cerita-


A. Bagian Perkenalan
1.     Ceritakan tentang dirimu (nama, usia, sekolah, hobi)
2.     Sebutkan di manakamu tinggal (namakampung/desa, kecamatan, kabupaten)
3.     Gambarkan seperti apa lingkungan tempat kamu tinggal (Misalnya; tumbuhan/tanaman apa saja yang tumbuh, hewan/binatang, kondisi alam, bentuk rumah/jalan dll)

B. Bagian Pengantar Cerita
Ceritakan 1 haldari no.3 diatas yang menarik dari kampungmu. Jelaskan mengapa hal itu menarik buatmu. (Misalnya: Rumah-rumah di kampungku bentuknya unik. Bentuknya mirip seperti kepala kerbau dan semua rumah punya tangga. Aku tidak pernah bertanya mengapa bentuknya seperti itu)

C. Bagian Inti Cerita
(Bertanyalah kepada orang dewasa atau carita dari buku/internet) Ceritakan hasilnya disini.


D. Bagian Penutup
Ekspresikan pendapat dan perasaanmu tentang hasil investigasimu.


CONTOH CERITA:
Namaku Ima. Usiaku 12 tahun. Aku masih kelas 1 di SMP Budi Pekerti. Aku senang sekali membaca terutama buku-buku tentang pengetahuan alam. Aku dan keluarga kutinggal di desa Pondok, Manukan, Condong Catur, Sleman di Kota Jogja. Rumah kami terletak di pinggirsungai, namanya sungai Kuning. Lucuya, padahal airnya tidak berwarna kuning. Suasana kampongku asri dan sejuk serta masih banyak ditumbuhi pepohonan.Warga di kampungku bekerja sebagai petani dan pedagang.
Sungai Kuning di kampungku banyak digunakan untuk beraktifitas. Salah satu aktifitas yang sedang marak adalah penambangan pasir. Aku sering menonton mereka beraktifitas. Mereka sering dating pagi-pagi sekali dan pergi di sore hari. Jika pergi, truk-truk itu penuh dengan pasir. Sepertinya pasir di sungai Kuning tak pernah habis.
Suatu sore ketika bermain di depan rumah, aku bertanya kepada Ibu tentang pasir-pasir di sungai Kuning yang tidak kunjung habis. Ternyata, pasir-pasir itu berasal dari gunung Merapi. Ketika gunung itu meletus, pasir-pasir yang keluar terbawa air hujan dan mengalir di sungai. Wah, panjang juga perjalanan pasir-pasir itu. Jarak rumahku dan gunung padahal lebih dari 40km lho!
Aku tidak pernah menyangka bahwa sungai Kuning di belakang rumahku menyimpan pasir dari gunung yang berguna untuk membangun rumah, jalan dan bangunan lainnya.